Proses Hari ke 46

CEX vs DEX
CEX
Centralized Exchange
CEX adalah platform pertukaran aset digital yang dikelola oleh pihak ketiga.
Contoh: Binance, Coinbase, Kraken, dll.
User harus melakukan KYC (Know Your Customer) untuk menggunakan CEX.
On-ramp: Fiat to Crypto
Off-ramp: Crypto to Fiat
Keduanya bisa dilakukan di CEX dengan mudah.
Namun ada resiko di CEX, yaitu
- Kita tidak memiliki kontrol penuh atas aset kita. Ada istilahnya “Not your keys, not your coins”
- CEX bisa memblokir akun kita kapan saja.
- CEX bisa mengalami hack.
DEX
Decentralized Exchange
DEX memindahkan aktivitas pertukaran aset digital ke blockchain dengan smartcontractnya.
Contoh: Uniswap, Sushiswap, dll.
Dengan mengunakan AMM (Automated Market Maker), DEX bisa melakukan pertukaran aset digital tanpa perlu pihak ketiga.
AMM menggunakan liquidity pool yang diisi oleh user.
Adapun resiko pada DEX berhubungan dengan smartcontractnya, jika smartcontractnya mengalami bug atau error maka bisa menyebabkan kerugian bagi user.
Mengunakan Uniswap
Demo cara menggunakan Uniswap.
Decentralized Governance
DAO - Decentralized Autonomous Organization
DAO adalah organisasi yang dikelola oleh smartcontractnya. Dimana setiap pemegang token bisa memberikan suara untuk menentukan arah organisasi.
User diberikan hak suara sesuai dengan jumlah token yang dimiliki. Semakin banyak token yang dimiliki, semakin besar hak suaranya.
Berbeda dengan perusahaan yang dikelola oleh CEO dan jajaran direksi. DAO dikelola oleh komunitasnya sendiri.
Contoh DAO
MakerDAO, Uniswap, Aave, dll.